Jalan Jalan Ke Jembatan Kota Intan

Assalamualaikum Chingu, Annyong Haseyo. Senin Pagi yang cerah dimulai dengan menjalani rutinitas kembali dalam keseharian /(^.^”). Wah Sebelum Aktif Telp Telp di  hari ini kita coba menulis dulu *hehehehe.

Nah Kesempatan Hari saya mau membagikan kembali pengalaman Jalan Jalan ala EkoEriyanah ( wahhh hari ini jalan jalan kemana mas eko \(^o^”) *sahabat khayalan  ) *hehehehe untuk pengalaman perjalan kami hari ini ialah Ke Jembatan Kota Intan di daerah Wisata Kota Tua Jakarta. Wahhh Kawasan yang Tersembunyi yang menyimpan sejarah perkembangan ibu kota ini merupakan salah satu objek wisata yang mesti temen temen kunjungi jika  datang ke area Wisata Kota Tua. Nah Monggo Disimak Pengalaman Kami Dalam Jalan Jalan Ke Jembatan Kota Intan.

Jembatan Kota Intan Terletak Di Kawasan Kota Tua Jakarta, Jembatan ini dibangun pada tahun 1628 dengan naman Jembatan Engelse Burg ( Jembatan Inggris ). Pada Saat Penyerangan dari Banten Ke Belanda Pada Tahun 1628 – 1629 Jembatan ini kembali Rusak dan dibangun kembali ditahun 1630 namun namanya diganti menjadi Jembatan De Hoender Pasarbrug ( Jembatan pasar Ayam ) *hehehe lokasinya deket pasar ayam. Dan ditahun 1655 jembatan kembali mengalami kerusakan dikarenakan banjir dan korosi air asin dan kembali mengelami penggantian nama menjadi Jembatan Het Middelpunt Burg ( Jembatan Pusat ). Hingga pada tahun 1938 jembatan ini mengalami perombakan total dalam designnya menjadi Jembatan Gantung dimana jembatan tersebut bisa mengangkat untuk bisa dilewati oleh Perahu Perahu yang lalu lalang serta menghindari terkenanya banjir kembali dan berubah nama menjadi Jembatan Ophalsbrug Juliana ( Juliana Bernhard ). Baru setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia Nama Jembatan ini menjadi Jembatan Kota Intan yang disesuaikan dengan lokasi Setempat.

  

Sejarah yang turun temurun dalam jembatan ini menjadikan kawasan ini menjadi wisata bersejarah bagi masyrakat setelah kawasan Kota Tua ( Batavia ) di dekat Museum Fatahillah. Nah Pada Beberapa Kesempatan Kami mengadakan Perjalan Ke Jembatan Kota intan ini, Yakni Perjalanan Naik Sepeda Ontel Mengunjungi 5 Wisata, Yakni Kawasan Kota TuaPelabuhan sunda KelapaMenara Syaih BandarMuseum Fatahillah dan yang Terakhir Berlabu Pada Jembatan Kota Intan ini.

  

Jembatan ini terjaga dan terpelihara dengan baik, dan masyarakat setempatpun ikut menjaga kelestarian budaya ini. Jembatan ini memiliki Warna Dasar Merah dan dapat menangkat keatas loch, Dan juga telah di berikan beberapa lampu sorot untuk memberikan kesan eksotis di malam hari d(^.^”). Banyak Juga Orang orang yang datang untuk melakukan Foto Foto Praweding loch sama seperti perjalanan kita kerumah sipitung di Marunda. Jembatan ini melintasi Kali Besar yang cukup lebar walau untuk saat ini kali tersebut agak kotor Chingu, Tapi Tetap Tak Mengurangi Indah Dan Eksotisnya Bangunan Jembatan Kota Intan ini.

View Kali Besar Dimana Jembatan Kota Intan Terletak

Untuk Retribusi Masuk kita bisa memberikan Rp.1000,- untuk petugas pembersih dan Rp.1000,- untuk petugas parkir yang akan menjaga sepeda ontel kita /(^o^”). Untuk Temen temen yang naik sepeda motor temen temen bisa datang kemari dengan mengunjungi kota Tua kemudian memutarinya dan setelah melintasi Kali lihatlah disebelah kiri nanti akan terlihat Jembatan Besar Dengan aksen warna Merah ( Jembatan Kota Intan ).

Wah Wah Wah Melihat keindahan budaya dan sejarah Ibu Kota memang menyenangkan Chingu. Sebetulnya banyak cerita yang bisa di ceritakan karena kami mengunjungi 5 wisata sekaligus di kawasan kota tua ini ( Naik Sepeda Ontel ). Nah Untuk kesempatan kali ini saya hanya bahas Jembatan Kota intan dulu karena memang jembatan Kota Intan ini lah yang merupakan tujuan awal wisata kami di kota tua. kalau temen temen mau juga melakukan touring sepeda ontel bisa menyewanya dikawasan kota tua dengan biaya Rp.20.000,- untuk 1 jam perjalanan. atau temen temen bisa mengambil paket special dengan harga Rp. 30.000,- untuk melintasi 5 wisata tanpa batas waktu. kalau mau pakai pemandu juga bisa tinggal bayar 1 sepeda paket special temen temen bisa diantar dan dipandu ke 5 wisata dengan berbagai cerita menarik yang akan di sampaikannya.

  

Nah Itulah Perjalan Singkat Kami Chingu, tak banyak yang bisa diceritakan oleh kata kata. Semoga Tulisan dan Pengalaman Kami bisa menjadikan Alternative Temen Temen Semua untuk melakukan jalan jalan yang murah meriah seru dan menyenangkan. Sambil melihat sejarah dan eksotisnya Ibu Kota kita tercinta Jakarta Raya.

Tetep Simak Terus EkoEriyanah Personal Blog Chingu untuk pengalaman pengalaman menarik lainnya yang akan kami bagikan kedepan. See You Next Trip Chingu, Pye Pye.

Thanks & Regards

EkoEriyanah

_______________________________________________________________________________

Simak Juga Tulisan Tulisan Menarik Kami Lainnya /(^.^”) :

Ost. 49 Days – I Can Feel it – Navi ( Lyric )

Jalan Jalan Ke Curug 7 Cilember

Jalan Jalan Ke Taman Wisata Alam Gunung Pancar

_______________________________________________________________________________

19 thoughts on “Jalan Jalan Ke Jembatan Kota Intan

    • wah iya bang arip – sekedar memberikan balas jasa bagi mereka untuk semangatnya menjaga kebudayaan dan sejarah

      – Salam Sahabat Bang Arip (^.^”)

  1. ealahhhh aku tak tau itu mba Una /(^.^”)

    Wahhh aku sudah berhasil datang ke taman wiladatika mbakkk Tempatnya Kerennnn d(^.^”)
    Tunggu Reviewnya – yaaaaaa *hhohoohohohooho

    \(^.^)/ – semangattttttt untuk trip berikutnya🙂

  2. Wah senengnya ya bisa jalan2 kemana2 seperti sampeyan mas Eko jadi pengen musti ngumpulin duit banyak2 nih hehehe,,

    • *heheheheheh kota tua itu ada di DKI Jakarta Kok Bang Falzart – Lebih Tepatnya Batavia ( Jakarta Tempoe Duloe )

      ia berada di daerah Jakarta Utara / barat ya Lupa /(^.^”), banyak peninggalan peninggalan bangunan bangunan jaman dulu bang

      kapan kapan saya review lagi lebih detail mengenai Kota Tua Di Jakarta😀

      Kalo bang falzart Ke Jakarta Nanti Aku Kasih tau Tempat Tempat Menarik Lainnya Disini d(^o^”)

  3. Ping-balik: Ost. 49 Days – Even If I Live Just One Day – Jo Hyun Jae ( Lyric ) | ekoeriyanah

  4. Ping-balik: Jalan Jalan Ke Taman Wisata Wiladatika | ekoeriyanah

  5. Ping-balik: Jalan Jalan Ke Curug Bojong Koneng | ekoeriyanah

  6. Ping-balik: Jembatan Gantung Kota Intan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s