Demi Aku

 

wahhhh lama banget gak ngeblog saya jadi inget dan kebayang bayang tulisan seorang sahabat blogger nich dengan teenlitnya yang pengen banget saya baca kelanjutannya. karena kesibukannya jadi lum sempat buat teenlitnya lagi xixixixixi. ayo semangat semangat semangat #sorak-sorak-dlm-hati. yah terpaksa kembali membaca teenlit-teenlit sebelumnya dech, saya harap temen temen mau baca juga soalnya seruuuu xixixixi ini episode terakhir sebelum lenyap dari peredaran di beberapa waktu belakangan ini. judulnya Demi Aku, ada kata kata yang sangat familiar disana yang membuat ku mengingat beberapa kejadian dibelakangan ini.

~ *** ~

“Aku, kan, belum bilang mau ikut …,” tukasku. ( adya yang bicara )

“Demi akulah,” kata Bila.

Aku diam sejenak. ( Adya )

“Demi aku juga, deh!” kata Pras ikut menimpali, entah hanya bercanda atau betulan.

“Okedeh!” jawabku membuat mereka berdua tersenyum. ( adya yang bicara )

~ *** ~

judulnya bermakna dech, Demi aku … entah apa yang membuat kata kata kecil itu menjadi begitu berarti hingga membuat perubahan dari sebuah keputusan seorang Adya xixixixi. Demi Aku sederhana namun bermakna, Demi Aku bukan hal besar tapi mampu mengganti sejuta alasan di muka bumi.

kangen banget sama teenlit ini, pengen pengen pengen pengen banget tau kelanjutannya. cih sejak kapan saya tersihir ama ini tulisan ya. bang el mesti tanggung jawab nich, karenanya saya berfikir saya adalah Adya, karenanya juga saya berfikir ada seorang Bilatidak tidak tidak tidak tidakkkkkkkkkk #guling-gulingan.

back to judul, Demi Aku apasih makna disana hingga membuat sebuah keputusan berbeda, apasihhh yang didapat dari 2 kata sederhana walau hanya sebuah kata-kata candaan. saya akan membahas dari sudut pandang saya aja dech soalnya kan ini tulisan saya bukan teenlitnya bang El, nti kita kasih Pe-eR buang Bang El untuk mengejalaskan makan Demi Aku ditulisan ini hehee.

Demi Akuu hanya sebuah kata kata, iya tapi apa kau percaya atau tidak ia mampu menggerakkan hati seseorang. karena kata Demi aku tersebut memberikan sebuah harapan untuk sesuatu dari diri kita. harapan yang belum tentu di dapatkan hanya dari sebuah alasan, ajakan dan banyak hal hal lain di dunia.

Yach walau juga masih bingung sich Demi Aku disini karena rasa suka yang saya simpulkan kepada di bila dari adya atau bukan. tapi Demi Aku disini cukup mendeskripsikan semuanya.

“Demi akulah,” kata Bila.

Aku diam sejenak.

Apa membaca dialog diatas temen temen mampu merasakan sesuatu dan menyimpulkan sesuatu untuk makna sebuah kata ” Demi Aku “. untuk temen temen punyakan kesimpulan lain dari kata itu ” Demi Aku “, sambil menunggu jawaban dari temen temen semua saya akan diam sejenak hehee.

saya senang masih bisa dengar kata kata itu, walaupun dari teenlitnya bang el dan di kehidupan sehari hariku. Semangat Semangat Semangat Semangat Semangat Semangat #sorak-bahagia \( ^0^)/.

_______________________________________________________________________________

Simak Juga Artikel Menarik lainnya nich Kawan :D :

–          KECEWA DENGAN THREE

–          Anak-Ku

–          Salahkah Aku Menyukai MU

_______________________________________________________________________________

 

7 thoughts on “Demi Aku

  1. Demi aku. . .
    kata tersebut memang sering kali menyihir hati dan mata. .
    apalagi pas bilang “Demi Aku” sambil nangis. .. 😆

    Saya belum punya sudut demi aku. .. ^_*

  2. Ping-balik: Yuk Mengenal Kanker Payudara | ekoeriyanah

  3. Ping-balik: Yuk BerWudhu Sebelum Tidur | ekoeriyanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s