Figur Seorang Kakak

Beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang bincang dengan seorang Kawan, dimana kami membicarakan realita Sebuah ikatan jalinan keluarga yang tak luntur tergerus jaman yang semakin kian menghilangkan nilai kekeluargaannya. Disaat saya melihat kerenggangan jalinan ikatan di Keluarga saya pribadi, saya mendapatkan motivasi yang sebetulnya menusuk hati lantaran mengetahui kenyataan yang saya alami. Kakak tak hanya sebuah panggilan tua untuk sebuah keluarga, Kakak tak hanya sebuah sosok yang hanya ada namun tidak memiliki keberadaan. Dari percakapan yang kami lakukan saya mendapat pelajaran baru untuk sebuah kata yang sering saya dengan di hari harinya yakni KAKAK.

Figur seorang kakak, bagaimana kita melihatnya dari sudut pandang pribadi masing masing dari kita. Kakak adalah tanggung Jawab, Kakak adalah Panutan, Kakak adalah Motivasi, Kakak adalah Figur untuk Adik Adiknya. Selama ini saya tidak menyadari hal ini, tapi beberapa waktu yang lalu saya sadar bahwa ternyata saya telah gagal menjadi seorang kakak. Jangan pernah lihat apakah Bapak Saya gagal kepada saya, tapi saat ini lihatlah ternyata saya gagal terhadap adik adik saya. Untuk melihat keberhasilan saya, saya lupa melihat keberhasilan adik adik saya. Melihat mereka yang belum berhasil dalam realita hidup saya sadar bahwa ternyata sayapun belum berhasil dan lebih miris lagi saya gagal dalam hidup saya.

Figur Kakak yang memberi, Figur Kakak yang Membantu, Figur Kakak yang menjaga, Figur Kakak yang Di Ikuti, Figur Kakak yang di Hormati saya gagal akan itu semua. Jika Kakak adalah panutan untuk adik adiknya, Saya juga gagal menjadi panutan untuk Adik Adik saya (T___T). Terkadang memang saya sadari bahwa kepedulian dalam sebuah keluarga yang saya miliki tak Sebesar EGO pribadi saya. memikirkan egoisme pribadi membuat saya lupa akan benteng yang akan mendorong saya agar tidak mundur yang terus menipis itu, Membuat saya lupa ada selimut tebal yang terus tergerus untuk meilindungi saya dari dinginnya malam, kerasnya kehidupan.

Bagaimana Menjadi Figur Kakak, itu yang saya terus tanyakan ?…

Bagaimana Saya Harus Memulai Membangun Lagi Figur Tersebut ?…

Bagaimana Saya Harus Siap dengan Semua Hal akan Sosok Kakak Tersebut ?…

Memperbaiki kembali Jati Diri saya yang sudah lama hilang, Memperbaiki Sikap, Prilaku, Pola Pikir, dan Aktivitas Harian dengan hal yang lebih baik dan lebih baik lagi dari hari ke harinya. mungkin itu hal bisa saya lakukan hari ini. Mencoba lebih memikirkan keluarga dari hal hal lain mungkin hal yang terbaik untuk juga menyelesaikan masalah yang selama ini menghantui saya.  Saya ingin menjadikan kembali Figur Kakak Terbaik untuk adik adik saya hingga nanti mereka akan berkata, Keberhasilan Saya adalah karena saya ingin Berhasil Seperti Kakak Saya T____T Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin.

Jangan Biarkan Dirimu Gagal Kawan. Baik Gagal Atas Diri Mu sendiri ataupun Gagal Atas Orang lain di bawah tanggunganmu. Hidup adalah tanggung jawab yang harus di emban dan dilakukan dengan sebaik baiknya karena kita akan Bahagia bukan karena hal baik datang pada kita tapi hal baik datang pada orang orang yang kita Sayangi. Semoga tulisan ini mampu mengingatkan Saya untuk Berada Di Jalur Tanggung Jawab Saya Sebagai Seorang Kakak, Karena Kakak adalah Panutan untuk Adik Adiknya. Sampai Jumpa Di Tulisan ku Berikutnya Kawan.

Salam Semangat – Eko Eriyanah

_______________________________________________________________________________

Simak Juga Artikel Menarik lainnya nich Kawan :

–          Asikkk Yang Mau Jalan Jalan Ke Korea

–          Jalan Jalan Ke Rindu Alam Puncak Pass

–          Melihat Honda Motor GP lebih Dekat

_______________________________________________________________________________

12 thoughts on “Figur Seorang Kakak

  1. itulah kakak…. Nafsu atau kataknlah ego, memang sulit ditahan namun bukan berarti tak bisa di kendalikan. Insyaallah dengan Islam semua itu akn baik ukhty…🙂

  2. Ping-balik: Jalan Jalan Malam ke Banjir Kanal Timur | ekoeriyanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s