Cinta Ikan dan Burung

Dahulu dalam kesendirianku, aku hanya bisa memandang layar telivisi dengan sagala cerita dan kisah atas dunia. Pergaulan dengan sesama seolah tak tersentuh karena hal yang tidak pernah aku duga. Dulu Ku pernah melihat sebuah kisah Cinta antara 2 makhluk yang berbeda, Digambarkan sebuah Cinta antara Ikan Dan Burung.

Itu satu satunya cerita yang terkenang hingga ku dewasa saat ini. ribuan kisah baru yang terbentuk tak menghilangkan sebuah kisah cinta ikan dan burung di masa itu. Aku tak mau mengerti dan mau memahami bagaimana Ikan dan Burung bisa memadu kisah dan kasih. Tapi itu nyata dan ada. Aku Terharu, dan mengingatnya bahkan ada di kepalaku saat ini, saat ini dan saat ini.

Kisah bermula dari Burung Merpati cantik yang terpisah dari Rombongannya karena luka manusia yang menembaknya. membuatnya terhunyung dan jatuh di sebuah telaga Kecil dan terpencil. Beberapa lama ia berteriak teriak memanggil kawannya meminta pertolongan tapi tak satupun ada yang menolongnya karena disana tidak ada siapa siapa.

HIngga seekor ikan melihat dan mendekatinya, ragu ragu ia mendekat lalu pergi. Itu dilakukan berulang kali, Semakin lemah sang burung karena lukanya tak lagi suara lantang ia dentungkan.Ia menyimpan tenaganya untuk sisa hidupnya, ia memahami hidupnya akan berakhir dalam sebuah telaga kecil di tengah hutan terpencil.

Ia Bermimpi atas hangatnya perjalangan bersama kawan kawannya, tempat tujuan yang indah yang akan mereka kunjungi namun hilang dan terkabur karena rasa sakit di sapay karena luka tembak yang terjati atasnya. lapar Melandanya karena hampir beberapa hari ini ia bertahan beruntung ia berada di samping telaga yang disana ada air untuk nya minum. tapi minuman itu tak kuat memberinya tenanga untuk terus bertahan dalam lukanya.

beberapa hari pula si ikan kecil disana memperhatikan dan takut untuk mendekatinya. namun di tengah asa burung merpati yang terus lemah dan melemah, ia datang dan membawa sebuah cacing dan memberikan makan untuk burung tersebut. Sang burung bertanya ” kenapa kau datang kemari. sang ikan menjawab “aku datang untuk memberimu ini“.

Dari sana sang ikan tau bahwa burung cantik itu tidak jahat dan berbahaya namun sebenarnya benarnya ia dalam bahaya. setiap kali dia datang membawa makanan untuk burung itu, di sayap merpati yang terurah di pinggir telaga itu ia menggigit luka yang ada padanya. tidak untuk melukainya tapi menhilangkan segala bakteri yang akan membuat luka itu bertambah parah.

berhari hari itu berlangsung, berbulan bulan itu terjadi. hingga mereka menjadi sebuah sahabat yang saling mengasihi. suatu hari sang burung mulai pulih ia berlatih untuk terbang dengan terenyah walau belum berhasil. namun kali ini ia mampu mencari makan cacing untuknya sendiri bahkan sesekali sang ikan datang ia sudah menyiapkan cacing itu untuk ikan sebagai balas atasnya.

mereka bersahabat saling kasih hingga ikan dan burung tersebut jatuh cinta atas keduanya. lama mereka bersama dalam kehidupan, pertemuan bantuan dan saling dukungan membuat mereka mengikatkan sebuah rasa besar untuk saling bersama. dalam beberapa waktu si burung sudah sehat ia bisa terbang kesana dan kemari hingga ia datang membawa makanan untuk si ikan.

namun hari ini ia melihat si ikan tertunduk lesu, kehilangan cahaya ceria dan semangat dalam dirinya. entah apa yang membuatnya bersedih saat itu. Makan lah Ikan aku mendapatkan ini untukmu. sang ikan pergi dan tak memakannya, burung kemudian tertunduk dan heran. ada apa yang membuat si ikan berubah dan tampak demikian tersebut.

ia terbang dan medekatinya walau sedang berada di tengah air, ia terbang rendah dan terus bertanya. ” apa yang membuatmu seperti ini wahai ikan. bukan kan kita saling mengasihi satu sama lain, adakah aku mempunyai kesalahan atasmu”.

Si ikan kemudian masuk kedalam air dan tak tampak dirinya dalam permukaan dan karena itu si burung bersedih. beberapa hari itu berlangsung, apasih yang membuat si ikan melakukan hal demikian. hingga di hari yang cerah tepat hari dimana sang burung terjatuh dimusim panas yang cerah.

Si Ikan datang dan menghampiri burung. Burung senang kemana engkau pergi beberapa waktu kau tidak muncul aku sangat merindukanmu Ikan. Aku Sedih kau pergi aku ingin karena dengan bersemamu aku senang. Ikan pun Berkata dan bercerita

Ikan bercerita

iya, aku minta maaf atas itu.. sejujurnya aku benar benar merindukanmu pula, aku ingin bersamamu di dekatmu mencintaimu dngan segala hidupku. Tapi dbeberapa hari ini aku memikirkan sesuatu atasmu memikirkan hal yang baik untuk kehidupanmu. Kau Burung yang mampu terbang kemanampun kau mau, aku hanya sebuah ikan kecil yang dibatasi kehidupan oleh sebuah air ditelaga ini. 

Tak Jarang aku kehabisan air karena keringnya kemarau dan hanya teseisa air cukup untuk tubuhku dan tak jarang aku terombang ambing derasnya air yang terjadi karena lebatnya hujan. Hidupku tak sama denganmu yang mampu pergi kemanampu kau mau.

Aku Sedih jika memikirkan harus berpisah denganmu, karena sejujurnya aku benar benar mencintaimu dengan segenap hati dan perasaanku. sejak kedatanganmu waktu itu aku merasa aku hidup dalam kehidupanku. aku tersenyum dalam setiap tawa dan candaku kepadamu. aku bersedih saat melihat sedih dan buruknya rupa mu saat menahan sakit atasmu.

Aku Benar Benar Mencintaimu, tapi aku sadari diriku, aku memahami keadaanku yang tak mampu pergi selalu bersamamu. seperti hari ini aku haya bisa melihatmu saat aku pergi keatas dan kau turun dibawah. aku tak mampu terus ada untukmu aku tak mampu terus berusaha didekatmu.

Hari ini adalah hari kau terjatuh kala itu, aku yakin kau tau bahwa kawananmu akan datang saat ini. Kau mampu pergi kembali bersama mereka saat ini Burung. Terbanglah Tinggi, Songsonglah Kehidupanmu dengna penuh optimis, jangan kau bebankan kehidupanmu hanya karena ikan kecil yang tak mampu mengikuti mu

Burung pun terdiam dan terhening, ” Aku akan bersamamu terus dsini, kau yang memberikan kehidupan untukku. jadi aku akan hidup bersamamu disini

Ikan Kembali Menjawab 

Tidak, tidak demikian itu yang aku mau. Aku ingin kau terbang sebagaimana Tuhan memberimu Sayap untuk terbang. Aku berusaha mengingkarinya tapi kita benar benar berbeda. Aku tak bisa terbang seperti dirimu. beberapa waktu aku coba meloncati air seseaat aku yakin aku bisa terbang tapi tarnyata ribuan kali cobaan loncatku aku benar benar tak bisa. aku sedih dan mulai menyadari aku hanya ikan kecil yang memang di takdrikan hidup di dunia kecilku ini

Burung pun berkataTidak jika kita bersama kita bisa melakukan apapun, aku bisa turun disini setiap hari, dan kau bisa naik kepermukaan di setiap waktu yang kau punya

Ikan pun menyeru 

jangan lah kau mengingkari apa yang kau tau, karena saat kau berbohong akan hal itu tak akan ada kebaikan untukmu. aku menyayangimu dengan tulus, aku ingin hal terbaik yang bisa kau terima, hal terbaik yang bisa kau dapat, walau itu tidak bersamaku. itu karena aku mencintaimu

Burung pun menangis

Ikan Berkata kembalijangan menangis untukku Burung, ku mohon tersenyumlah dan bahagialah untukku. aku akan terus hidup untuk membayangkan kau hidup bahagia. jalankanlah hidupmu dan sesekali tengoklah aku disini agar aku tau, kau tidak akan melupakan aku yang mencintaimu

Tak lama beberapa saat setelah itu gerombolan burung datang dan tak sengaja melihat si burung di telaga kecil dengan seekor ikan didekatnya. melihat hal itu sang kawan burung memberitahu semua kawananya heii liat Si Burung masih hidup dia ada disana di telaga kecil ituu. semua kawanan datang dan berteriak senang

Alhamdulillah kau masih hidup saudari ku, ayo kami sangat sangat mengkhawatirkanmu setiap hari kami berdoa untukmu ayoo kita pulang kerumah disana kita telah ditunggu madu dan hijaunya pepohonan di rumah kita

si burung menolak dan berkatatidak aku akan tetap disini, aku ingin disini, aku mencitainya dan tidak akan meninggalkannya sendiri #sambil menangis ia mengatakannya

semua burung terdiam dan tak tau apa yang terjadi, hingga ikan berkata kembali

Allah mempertemukan mu kepadahu kepadaku, dan sekarang Allah juga yang akan memisahkan diriku atasmu. Jangan Pernah Lupakn Aku disini. jangan menangis dan tersenyumlah karena dengan itu aku mampu melihat hari esok di telaga kecilku. aku berharap suatu hari kau datang dengan bahagiamu untuk ku. Pergilah Burung Pergilah untukku dan hiduplah yang baik untukku dan sekali lagi jangan pernah lupakan aku :’)

kawanan burung menarik burung pergi, ia menolak namun sayapnya bergerak membuat ia pergi dan meninggalkan ikan sendiri. hingga saat ini…

Indah, Sedih dan ku benar benar tak tau harus mengungkapkan apa dari cerita ini. Cerita yang membuatku menyadari arti sebuah Jalan Hidup, arti sebuah pengorbanan dan arti sebuah rasa kasih sayang.  dan hingga saat ini aku masiih belum tau bagaimana hari setelah kepergian sang merpati.

panjang ya, entah kenapa hari ini ku ceritakan hal ini disini. semoga kisah ini memberikan inspirasi untuk kawan kawan semua di hari ini.

Salam Semangat EkoEriyanah

___________________________________________________________________________

Simak Juga Artikel Menarik lainnya y d(^0^) :

–          Dance Like Agnes

–          Surat Terbuka Untuk Bangsa Indonesia Dari Gaza

–          Awali Harimu Dengan Bismillah :D

___________________________________________________________________________

4 thoughts on “Cinta Ikan dan Burung

  1. Ping-balik: Halaman tidak ditemukan | ekoeriyanah

  2. Ping-balik: Garis Perjalanan Hidup Rasulullah SAW | ekoeriyanah

  3. Ping-balik: Biografi Ustadz Abdullah Sholeh Ali Hadrami | ekoeriyanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s