Menanam Itu Menyenangkan

bungaAnneyong Haseyo Chingudeul, hidup saat ini itu udah di monopoli dengan uang ya, apa apa harus punya uang dulu. mau makan harus punya uang, mau minum mesti ada uang, mau kerja mesti ada uang, mau pipis aja kadang kita mesti kudu uang, mau belanja, mau parkir. wahhhh bener bener dah semua udah kayak dunia diliputi dan dikelilingi oleh angka dalam bentuk uang. padahal Allah sudah menyiapkan segala sesuatu untuk kita di dunia gratis TIS TIS untuk kita manfaatkan.

begitu maha pemurah Allah kalau saja ia meminta imbalan dalam bentuk angka atas semua nikmat yang ia sediakan untuk kita, tak akan pernah terhingga angka yang terbentuk, bahkan jangankan menilainya dengan angka kau hitung jumlah nikmat saja kita tak akan mampu menghitungnya. karena itu, saat kita kembali kepada rule Allah untuk dunia, uang adalah ciptaan manusia yang penuh dengan kekurangan dan kalau kita bisa melakukan sesuatu untuk hidup kita tanpa uang alangkah indahnya kehidupan saat kembali pada ketentuan Tuhan kita.

Nah kita hari ini mau berfikir gak pake uang lah, mau mencoba untuk tidak bergantung pada uang dan kita lihat betapa indah dunia dengan segala keajaibannya. hari ini kita akan belajar menanam, menanam kebutuhan kebutuhan kita sendiri, kalau kita bisa menyiapkan sendiri kebutuhan kita alangkah baiknya kita siapkan sendiri bukan. salah satu caranya adalah menanam sendiri kebutuhan kita.

Menanam itu menyenangkan chingudeul, melihat sebuah biji yang tumbuh dalam bentuk benih, kemudian satu persatu memunculkan daun kehidupan, tumbuh dan berkembang serta menyempurnakan bentuknya dengan tumbuhnya batang. ia terus berusaha berkembang, berusaha hidup, tak kenal apakah banyak air yang ia dapatkan, apakan cukup sinar matahari yang ia dapatkan ia terus berusaha tumbuh sampai ia bener benar sudah pada batas umurnya di dunia.

bener bener banyak hikmah pelajaran yang bisa kita dapatkan saat kita menanam. menanam itu menyenangkan saat kita tau apa yang kita usahakan mulai berkembang tumbuh, dan sedikit demi sedikit menungjukan akan tumbuhnya hasil dari tanaman yang kita tanam hehee. sejauh ini saya mencoba menanam sedikit dari beberapa tumbuhan kebutuhan di rumah, meski lahan yang disiapkan kecil tak membuat saya sedih dan kecewa karena saat kita berusaha hasilnya mesti ada.

lihatlah pare yang saya tempatkan di pojok dinding yang mulai lebat dalam rambatannya, dari sekian banyak biji yang saya tanam hanya 2 yang tumbuh besar dan kiniiiiiii sudah menghasilkan 2 buah pare untuk disayur hehee. lihatlah belimbing yang sudah besar ini hehee, cukup lama menunggu kehadiran buah dari tanaman yang satu ini, dan akhirnya ia muncul meski hanya 1 biji hehee. dan lihatlah tanaman jambu air yang saya tanam dari kecil ini, sekarang sudah tumbuh lebat dengan daun daun lebar loch, meski belum besar tapi lebatnya daun sudah membuat saya happy.

pare

belimbing

jambu

lihatlah rambatan semangka yang menjulur di sepanjang paga ini, tak sengaja ku lembar biji semangka dan sekarang ia tumbuh besar, maha besar Allah dengan segala kebesarannya. dan lihat pohon mangga yang satu ini, tak terasa tingginya sudah hampir kepala saya heheee masih lama ini bebuahnya. dan jangan lupa lihatlah 2 saudara pepaya yang datang tanpa sengaja pula ini, awalnya saya melembar banyak biji lama tak muncul dan kini ia sudah siap memunculkan daun daun untuk di masak hohohoho. dan coba liat kedondong ini, buanyak bakal buahnya tapi gak gede gede chingu, karena mungkin saya menanamnya di pot yang tidak besar mungkin hehee.

semangka

mangga

pepaya

kedongdong

menanam itu menyenangkan chingudeul, coba dech temen temen lakukan dan perhatikan pelajaran demi pelajaran yang ada dalam kehidupan tanaman. kita akan temukan kebesaran kebesaran Allah dalam setiap perkembangannya, dan tentu saja hijaunya daun daun akan menyejukkan mata dan rumah kita tentunya hehee.

Mari menanam Chingudeulllll karena MENANAM ITU MENYENANGKAN.

___________________________________________________________________________

Simak Juga Artikel Menarik lainnya y d(^0^) :

–          LIburan Begitu Cepat Berlalu

–          Sepucuk Surat Terakhir

–         Kehidupan Seperti Gelombang

___________________________________________________________________________

8 thoughts on “Menanam Itu Menyenangkan

  1. Seneng banget lihat tanamannya. hiks.. jadi sedih ga bisa tanam2 di sini. apapun itu pasti habis dimakan tikus di pekarangan. survive agar jangan ada tikus masuk rumah saja lah. #dilema tinggal di kota

  2. Ping-balik: Keluargaku Sawah dan ladangku | ekoeriyanah

  3. Ping-balik: Kangen Rumah | ekoeriyanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s